Buku Lima Cincin / Go Rin no Sho – Buku Bumi

oleh Miyamoto Musashi

Siasat adalah peralatan petarung. Pemimpin harus mengendalikan alat ini dan pasukan harus memahami “Jalan” ini. Tidak seorang petarung pun di dunia saat ini yang benar-benar memahami Jalan Siasat.

Ada berbagai macam Jalan. Ada Jalan keselamatan oleh hukum Budha, Jalan Kong Fu Tse yang mengatur Jalan pembelajaran, Jalan penyembuhan sebagai seorang dokter, sebagai pujangga yang mengajarkan Jalan Waka, teh, panahan, dan banyak seni serta keterampilan. Tiap orang mendalami apa yang disukainya.

Dikatakan bahwa jalan petarung itu merupakan jalan pena sekaligus pedang, dan ia harus mencicipi kedua Jalan itu. Bahkan bila seseorang tidak memiliki kemampuan alamiah, ia bisa menjadi seorang petarung dengan berpegang teguh pada kedua percabangan Jalan tadi. Secara umum, Jalan petarung merupakan penerimaan penuh akan kematian. Meskipun bukan hanya petarung, namun para pendeta, wanita, penduduk sipil dan orang biasa juga sudah mafhum begitu mudahnya menemui ajal dalam tugas maupun akibat rasa malu, namun ini sama sekali berbeda. Seorang petarung itu berbeda dalam hal ia belajar Jalan siasat atas dasar keinginan mengalahkan orang lain. Dengan kemenangan yang didapat dengan bersilang pedang dengan orang lain, atau bergabung dalam pertempuran dengan banyak orang, kita bisa mendapatkan kekuatan dan ketenaran untuk diri kita sendiri dan atasan kita. Inilah nilai siasat.

Bersambung…

No Comments Yet

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar